Neymar masih absen dari latihan tim nasional Brasil setelah menjalani pemeriksaan medis baru pada Senin (15/6) untuk memantau perkembangan cedera betis kanannya. Pemain nomor 10 tersebut belum kembali ke lapangan, meskipun batas waktu pemulihan tiga minggu yang ditetapkan akan berakhir pada 17 Juni. Ia masih harus melewati fase transisi sebelum dapat bergabung kembali dengan skuad asuhan pelatih Carlo Ancelotti. Dengan pertandingan melawan Haiti pada Jumat (19/6) hanya empat hari lagi, kehadirannya di laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 semakin tidak mungkin.
Pemeriksaan Medis Baru dan Ketidakpastian Pemulihan
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pemeriksaan terbaru ini. Pihak federasi meyakini bahwa pemulihan sang penyerang berjalan sesuai jadwal yang diharapkan dan belum ada tahap baru yang terlewati saat ini. Departemen medis tim memilih untuk tidak terburu-buru mengembalikan Neymar ke lapangan, mengingat risiko yang terlalu besar jika dipaksakan pada Senin lalu. Dengan laga kontra Haiti yang semakin dekat, peluang Neymar untuk tampil menjadi sangat tipis.
Para pemain Brasil memulai latihan pada Senin sore dengan fokus pada duel melawan Haiti. Absennya Neymar kembali menjadi sorotan utama. Sang penyerang mengalami cedera betis kanan hampir sebulan lalu saat membela Santos, dan sejak itu ia menjalani program pemulihan individual. Staf pelatih memprioritaskan agar pemain pulih seratus persen untuk menghindari risiko cedera berulang, dan hasil imbang 1-1 melawan Maroko di laga pembuka tidak mengubah strategi hati-hati tersebut.
Apakah Neymar akan kembali melawan Haiti di Piala Dunia 2026?
Empat hari menjelang pertandingan melawan Haiti, kemungkinan Neymar tersedia sangat kecil. Departemen medis menganggap berisiko untuk mengizinkannya turun ke lapangan pada Senin, dan ketidakhadirannya dalam latihan memperkuat kesulitan untuk mengintegrasikannya kembali tepat waktu. Perencanaan tim pelatih tetap berfokus pada pemulihan total pemain, meskipun itu berarti kehilangan dirinya untuk pertandingan kedua Grup C. Prioritasnya adalah tidak mengambil risiko cedera baru, terutama setelah performa di bawah standar pada laga pembuka.
Pemain Lain yang Diistirahatkan: Raphinha, Bruno Guimarães, dan Gabriel Magalhães
Aspek lain yang menarik perhatian dalam latihan Senin adalah absennya Raphinha, Bruno Guimarães, dan Gabriel Magalhães. Ketiganya tidak berpartisipasi dalam aktivitas lapangan dan hanya menyaksikan latihan kelompok. Penyerang Barcelona, Raphinha, muncul di lapangan dengan mengenakan sandal, tanda jelas bahwa ia sedang diistirahatkan. Menurut CBF, ketiga pemain hanya melakukan latihan terpisah karena kelelahan fisik yang terakumulasi dari pertandingan melawan Maroko.
Data performa mendukung keputusan tersebut: Raphinha menjadi pemain Brasil yang berlari paling jauh pada Sabtu, menempuh jarak 11,6 kilometer. Gabriel Magalhães menempati urutan ketiga dalam kategori itu, sementara Bruno Guimarães menjadi atlet kelima yang paling banyak bergerak di lapangan. Hari libur yang diberikan pada Minggu dan sesi latihan kembali pada Senin siang merupakan bagian dari strategi pemulihan untuk pertandingan melawan Haiti.
Siapa yang bisa menggantikan Neymar di tim Brasil?
Dengan ketidakhadiran Neymar yang hampir pasti, pelatih Carlo Ancelotti harus mencari solusi untuk lini serang. Performa buruk di laga pembuka telah membunyikan alarm dan meningkatkan kebutuhan akan penyesuaian taktis. Ada harapan bahwa Danilo akan menggantikan Ibañez di lini pertahanan. Di sektor ofensif, Lucas Paquetá dan Igor Thiago tidak tampil baik melawan Maroko dan kemungkinan besar posisi mereka akan dievaluasi. Staf pelatih memiliki empat sesi latihan — termasuk sesi sore ini — untuk menentukan tim yang akan menghadapi Haiti.
Tekanan pada Carlo Ancelotti Setelah Hasil Imbang di Laga Pembuka
Hasil imbang melawan Maroko di pertandingan pertama Grup C menempatkan tim Brasil dalam situasi yang rumit. Performa di bawah ekspektasi menunjukkan kelemahan yang harus segera diperbaiki. Carlo Ancelotti, yang baru mengambil alih komando tim, berusaha menyesuaikan skuad tanpa kehadiran bintang utamanya. Tim membutuhkan kemenangan melawan Haiti untuk memulihkan kepercayaan diri dan mendekati kelolosan ke fase gugur Piala Dunia.
Jadwal latihan sangat ketat: hanya empat sesi hingga Jumat bagi pelatih asal Italia itu untuk menemukan formasi terbaik. Pemulihan Neymar tetap menjadi latar belakang, namun realitas langsung menuntut skuad menemukan alternatif. CBF bungkam mengenai tenggat waktu, tetapi ekspektasinya adalah bahwa pemain baru akan tersedia sepenuhnya untuk pertandingan ketiga fase grup, jika pemulihan berjalan tanpa hambatan.
Bagaimana perkembangan pemulihan Neymar setelah cedera betis?
Penyerang Santos itu mengalami cedera betis kanan hampir sebulan lalu dan sejak itu menjalani program perawatan yang diawasi. Perkiraan awal tiga minggu istirahat berakhir pada 17 Juni, tetapi transisi ke latihan lapangan belum dimulai. Departemen medis mengadopsi pendekatan konservatif untuk mencegah cedera semakin parah, dengan memprioritaskan kesehatan pemain dalam jangka panjang. Neymar belum mengeluarkan pernyataan publik mengenai kondisinya, namun sumber internal menunjukkan bahwa ia optimis terhadap pemulihannya.
Pertanyaan Umum tentang Neymar dan Tim Brasil di Piala Dunia 2026
Kapan Neymar bisa kembali bermain untuk tim nasional?
Batas waktu tiga minggu berakhir pada 17 Juni, tetapi pemain tersebut belum berlatih bersama kelompok. Kembalinya melawan Haiti dianggap tidak mungkin. Skenario yang lebih realistis adalah ia baru tersedia untuk pertandingan ketiga fase grup, jika tidak ada komplikasi.
Bagaimana performa Brasil di laga pembuka Piala Dunia 2026?
Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada pertandingan pertama Grup C. Penampilan tersebut dianggap lemah oleh media dan penggemar, meningkatkan tekanan pada pelatih Carlo Ancelotti untuk melakukan penyesuaian taktis.
Siapa pemain yang diistirahatkan dalam latihan Senin?
Raphinha, Bruno Guimarães, dan Gabriel Magalhães diistirahatkan dari latihan lapangan karena kelelahan fisik akibat pertandingan pembuka. Mereka hanya melakukan latihan terpisah dan diperkirakan akan tersedia untuk melawan Haiti.



